Showing posts with label activity. Show all posts
Showing posts with label activity. Show all posts

Wednesday, October 14, 2015

menggambar : sampul buku "Menangkap Rubah Merah"


"Ada seorang anak indian yang yakin kalau dia berhasil menangkap rubah merah maka orang-orang dewasa berhenti menyebutnya anak kecil. Dia sangat berambisi menangkap rubah merah"

*cerita dari buku seri Ilmuwan cilik-edutivity tentang rantai makanan terbitan gramedia.
ilustrasi Jinhwa Kim

Mikaila menggambar ulang tokoh si anak indian kecil yang sangat bersemangat dan cerdas di kertas Canson A3 pakai cat poster.
Tokoh ini jadi salah satu kesukaan Mikaila karena pandai memanah.


Friday, May 15, 2015

Blow Painting


Kegiatan art seru menggunakan cat air tanpa kuas, dengan meneteskan cat dan meniupnya menggunakan sedotan. Mikaila (4yo) senang sekali, karena dia tidak bisa menebak bentuk apa yang akan muncul dia penasaran!

 Ini hasil blow painting Mikaila

Saturday, October 4, 2014

Sunday, September 28, 2014

Manasik Haji

Tahun ini Mikaila ikut manasik haji di sekolahnya. Anak Kelompok bermain boleh ikut dengan syarat didampingi oleh orang tuanya. Berpakaian serba putih bikinan dadakan oleh mama Aji, Mikaila bangun pagi tak sempat sarapan langsung menuju ke sekolah untuk berkumpul.
Jam 7 teng berkumpul di sekolah kemudian berjalan sekitar 1km menuju lapangan di oldcamp. Selesai pawai Mikaila kelaparan minta nasi goreng.
Selesai manasik anak-anak langsung pulang membawa bingkisan. Mikaila senang ikut Manasik Haji .

Thursday, August 21, 2014

bikinan sendiri selalu yang terbaik

Mikaila termasuk anak yang tidak puya boneka untuk menemani tidur, walaupun dia punya banyak boneka yang dibeli dan dihadiahkan oleh temannya.
Dia juga tidak pernah minta dibelikan boneka, hanya saja kalau lihat temannya main boneka pasti jadi rebutan. Pulang ke rumah dia lupa lagi keinginan untuk main boneka. 

Yang paling hits saat ini adalah gank Frozen, saya ajak dia membuat bonekanya sendiri.
Dia senang sekali, selama ini baru 2 boneka yang sampai diajaknya tidur, pertama adalah boneka buatannya yang saya bantu jahit dan kedua adalah boneka Elsa dkk.



Wednesday, August 20, 2014

diy : menghias Celengan

Ini bundanya yang punya selera, wafer selamat!. Supaya tidak bolak balik warung beli wafer sachet kita stok yang versi kaleng. Kalengnya bisa buat celengan Mikaila. Nabung isinya beli mainan plus wafer selamat yang banyak :)

Alat dan Bahan : Kaleng bekas (apa saja), cat akrilik warna putih (untuk cat dasar) dan cat akrilik warna warni untuk mengecat sesuai selera, kuas beraneka ragam.

 

Hari 1 : Lubangi tutup kaleng. Mikaila kebagian jatah mengecat, dikaryakan buat ngecat dasar warna putih. Lalu dikeringkan


 
Hari ke 2 : setelah pulang sekolah Mikaila melanjutkan mengecatnya, dibuat lebih rata dan rapih. kemudian mengecat sesuka hati

Untuk finishing bunda tambahkan gambar-gambar lagi...hmmmnyum, kenapa gambarnya selalu tidak jauh-jauh dari makanan?

 Terakhir Celengan ini dijadikan drum oleh Mikaila, dipukul keliling kamar.

Main Tanah Liat

Beruntung rumah kita dekat sawah, jadi bisa ambil tanah liat dekat kalau tiba-tiba pabrik plastisin seluruh dunia tutup :p
 mikaila bikin donat saja


Pertunjukan Boneka



Boneka kertas (karton) ide dari bapak Aji, wajtu kaila masih usia 2 tahun, dia sangat senang pertunjukan boneka. Entah itu boneka tangan atau mainannya yang diberi dialog. Bapak Aji minta dibuatkan gambar kemudia dia mengesetnya.

Gambar bonekanya di karton bekas. Lebih bangus karena lebih kokoh dan awet. Jangan lupa dipotong sedikit di bagian badan untuk tempat cantolan ke benang.

Setelah itu dipasang di benang. Salah satu tokoh dipasang di benang atas dan tokoh lainnya di benang bawah. Ketika benangnya diputar mereka bisa mendekat dan menjauh ...silahkan mengarang bebas untuk ceritanya
 
Mikaila (2yo) penasaran dengan boneka yg jalan

Monday, August 18, 2014

Nature Art

Akhir pekan ini rencana kita akan membuat prakarya dengan bahan yang ada di lingkungan sekitar, bisa berupa daun yang jatuh, ranting pohon yang patah, atau bunga yang gugur. Kita akan mengumpulkan bahan di sekitar rumah saja soalnya disambi goreng tempe, di seberang rumah ada pohon ketapang yang sedang meranggas (menggugurkan daunnya), dibawahnya ada semak bougenville

Sempat dirubung semut karena Mikaila menginjak sarangnya, habis itu ambil langkah seribu minta pulang cepat.
Setelah mengumpulkan bunga, ranting dan daun gugur kita mulai membuat prakarya. Kali ini tanpa cat, hanya butuh gunting, lem dan spidol saja.
 Daun ketapang yang besar bisa digunting menjadi huruf K-A-I-L-A dia menyusun dan menempelkannya, setelah jadi dia baca KALIA ;) ulang cabut dan perbaiki lagi..yakin tulisannya KAILA dia mulai senyum-senyum.

peri dengan rok yang terbuat dari kelopak bunga bougenville

Sunday, August 17, 2014

Kios es loli Merah Putih

Ini adalah prakarya lama Mikaila, berhubung hari ini bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 69 tahun temanya Merah Putih , sekalian buat update blog yang kelamaan kosong karena bundanya terlalu sibuk urus kelas melukis dan craft di dieng corner

Proyek : Kios Es Loli merah putih
 1. Bahannya dan alat : dari stik es loli, cutter,cat akrilik, lem kayu (lem putih), kain perca, aneka boneka mini dan polpen.
2. Caranya bikin rangka berupa 4 tiang kemudian rangkai jadi 1 bentuk bujur sangkar.
3. susun dinding depan (saya gunakan 5 susun) dan diikuti dinding belakang .
4. Untuk tinggi dinding belakang sesuai selera menurut derajat kemiringan yang diinginkan.
5. jangan lupa tambahkan dinding samping kiri dan kanan serta pasang atapnya

6. Ini adalah bagian kesukaan Mikaila, dia dipersilahkan membantu mengecat sesuka hatinya, bundanya hanya mengarahkan serta mengawasi proses tuang catnya, kalau nggak bisa terbuang banyak catnya .
 7. Jangan lupa tambahkan taplak meja, papan nama dan penjual dari boneka pez bon-bon dan 
TADAAAA....kios kita sudah jadi :)

Homemade fundoh




Anak dara cantik lagi senang bermain fundoh (play dough). Waktu ke Makassar sempat mampir ke salah satu toko mainan di Mall, dan nyomot 1 set fun doh cupcakes, bujug...harganya 1 biji refill 60.000 Errr...ini dimainin banyak pulak, biar hemat dikit kita cari saja cara membuat play dough, pasti ada lah...resep terpilih adalah resep dari tante martha Stewart , modalnya dikit plus tambah bonus kateran di lengan karena ngulenin.
ini dia resepnya versi yang pake dimasak:

sumber : http://www.marthastewart.com/268090/homemade-play-dough
Materials
1 cup flour
 (1 cup tepung terigu)
1/2 cup salt
(1/2 cup garam halus)
2 teaspoons cream of tartar
 (2 sdm krim of tartar)
1 teaspoon cooking oil
 (1 sdt minyak goreng)
1 cup water
 (1 cup air)
Food coloring as needed
 (pewarna makanan)
Homemade Play Dough How To1. In a heavy saucepan, mix the ingredients.
campur semua bahan ke dalam panci
2. Cook on a medium heat, stirring constantly for 3 minutes or until mixture pulls away from sides of pan. It will have the consistency of mashed potatoes.
Masak dengan api sedang, aduk perlahan sekitar 3 menit sampai merata dan teksturnya kalis seperti kentang yang dihaluskan
3. Remove from heat; let cool for 1 minute and then knead. It should have a soft, smooth texture.
Angkat dan dinginkan sekitar 1 menit, teksturnya halus halus
4. Play dough can be stored in airtight containers and will keep for several weeks.
Play dought ini bisa disimpan dalam wadah kedap udara dan tahan sampai beberapa minggu

Note
Due to its high salt content, the clay should not be eaten by children.
karena kandungan garam yang sangat banyak, playdough ini tidak layak dimakan oleh anak-anak,
berhati-hati :)

kalau mau yang versi tidak dimasak saya ambil dari
http://www.instructables.com/id/Easy-Affordable-Play-Dough/ :
1/2 cup salt
1/2 cup garam halus
1/2 cup water
1/2 cup air
1 cup flour
1/2 cup tepung terigu
food dye (any color, be creative!)
pewarna makanan
newspaper to cover the surface you're working on
kertas koran untuk mengalas tempat kerja
It only takes about 10 minutes to make
hanya dibutuhkan 10 menit saja untuk membuat adonan ini

tentu saja kami memakai resep yang tanpa dimasak, setelah adonan kalis bisa langsung digunakan. Adonan jika menggunakan tepung terigu akan  berwarna agak kekuningan dan teksture garam sangat terasa, jauh berbeda dengan tekstur fundoh seharga 60.000. Kekenyalan dan elastisitasnya juga sangat jauh. Meskipun demikian bisalah jadi pengganti untuk bermain kalau persediaan fundoh tiba-tiba habis.

kami membuat versi timbul dari gambar dino buku kaila
bunda bikin sebelah atas, mikaila sebelah bawah.

setelah itu dijemur dan setelah kering baru diwarnain.
Karena adonan kita buat sangat tebal, keringnya pun butuh berhari-hari,
 kalau malam menjadi lembab kembali sepertinya garamnya mencair.



Friday, August 15, 2014

Tas Tote Elsa Frozen

 


Demam Frozen masih belum move on dari Mikaila, beberapa minggu topik pembicaraan dan gambarnya tak jauh-jauh dari Anna dan Elsa, sampai warna kesukaannya saat ini adalah biru Frozen.
Hari ini Mikaila ikut kelas lukis bunda, biasanya dia malas gabung di kelas sore, tapi sore ini dia mau ikutan menghias tas tote kosong. Seperti tema bulan ini ELSA FROZEN


 1. Buat gambar sketsa di kertas. Apabila ada kesalahan gambar bisa dengan mudah dihapus pakai karet penghapus, daripada menggambar langsung di Tas kain.
Sebenarnya Mikaila bisa saja langsung menggambar di kain, secara dia kalau menggambar sudah tidak memerlukan penghapus, kalau menurutnya salah atau kurang bagus lebih suka diteruskan dia kurang telaten menghapus lalu menggambar ulang.

2. Seteha digambar tebali pakai spidol (marker) agar mudah dijiplak saat akan digambar ulang ke kain

 
3. Cat yang dipakai adalah cat akrilik, bisa juga cat khusus kain
 
4. Setelah di jiplak di kain (caranya adalah menyelipkan sketsa ke dalam tas) boleh diwarnain sesuai selera. tunggu hingga kering

Tuesday, August 5, 2014

Buku catatan pengamatan

Melihat...mengamati...merekam dalam ingatan dan simpan di buku pengamatan dalam bentuk gambar. Semacam "live sketch" atau sketsa langsung. Kalau hanya sekedar melihat, setiap hari kita juga melihat dengan mata normal, coba untuk melihat lebih dalam yaitu dengan mengamati. Butuh waktu beberapa saat untuk mengamati.

buku bisa didownload disini

Diantara ke-5 buku pengamatannya, dia sangat menyukai mengamati awan, mungkin karena bisa berimajinasi membayangkan awan itu seperti bentuk domba kecil atau gumpalan permen kapas.
Kami mengambil tempat di pantai Salonsa yang tidak terlalu ramai pengunjung agar Mikaila bisa berkonsentrasi melakukan pengamatan. Juga pemandangannya cukup luas untuk mengamati awan dan tempatnya rindang. Hanya saja untuk pengamatan serangga dan bungan belum bisa dilakukan karena kurang obyek. Mungkin untuk pengamatan bunga kami akan mengunjungi nursery.


 awan, buah dan pohon dengen hasil pengamatan Mikaila